Tampilkan postingan dengan label skrining IVA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label skrining IVA. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 25 April 2009
Cegah kanker serviks yuk…
Meski menjadi penyakit nomor dua yang membunuh kaum Hawa di Asia, lebih dari
Tes yang dapat mendeteksi awal kanker serviks ini, dapat dilakukan sekali dalam dua tahun atau tiga tahun. Namun, tes ini relatif mahal, sehingga tidak semua kalangan dapat melakukannya.
Jika sebelumnya deteksi dini kanker serviks dilakukan dengan tes pap smear, kini terdapat program pencegahan kanker leher rahim yang lebih sederhana, praktis dan murah tetapi langsung dapat diketahui. Yaitu Skrining IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) atau dengan nama lain Program See and Treat.
Wilayah yang menjadi pilot project screening kanker serviks tersebut yakni Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, yang merupakan salah satu wilayah terpadat di
Pada tahap awal atau prakanker, kata Laila, tidak ada gejala khas. Karena itu, dengan skrining atau deteksi dini, proses perkembangan sel kanker bisa dicegah. Sayangnya, belum semua wanita menyadari perlunya tes untuk area genitalnya.
Apabila telah mendapati hasil pemeriksaan abnormal, lanjut Laila, maka digunakan metode krioterapi yaitu suatu tindakan medis mendinginkan bagian yang sakit sampai dengan suhu di bawah nol derajat Celcius (terapi gas dingin).
Label:
kanker serviks,
pap smear,
sea and treat,
skrining IVA
Langganan:
Postingan (Atom)